Evans syndrom
patogenesis nama aslinya. Penyakit ini disebabkan oleh adanya antibodi yang dihasilkan secara berlebihan dan mengakitbatkan tubuh melakukan reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya. Kali ini antibodi yang "bodoh", mengakibatkan gatal-gatal di permukaan kulit, sampai pada sekitar mulut dan kulit kepala. Gatal-gatal ini bisa menjadi lepuh dan pecah meninggalkan kulit terkelupas dan iritasi. Untungnya penyakit ini masih punya obat dan dapat disembuhkan.
Sekalipun kedua temen gw diatas tidak bisa dipastikan menderita penyakit ini (karena mereka tidak mengkonfirmasi), akan tetapi penyakit ini nampaknya cukup berbahaya dan mengerikan.
Penyakit kedua yang cukup aneh dan baru kuketahui dalam 1 tahun terakhir ini adalah ITP alias Idiophatic Thrombocytopenic Purpura. Apakah itu? seperti unsur namanya, ini adalah penyakit yang mengakibatkan penurunan trombosit, tanpa diketahui penyebabnya. Beberapa ahli meneliti dan menyimpulkan bahwa kemungkinan terbesar penyebabnya adalah disorder antibodi yang mengira trombosit adalah musuhnya, sehingga ia menyerang dan menghancurkan jumlah trombosit yang dihasilkan sum-sum tulang belakang.
Gejala simple-nya adalah : lebam-lebam pada kulit, gusi berdarah, atau klo sudah parah, bisa "buang air besar" yang mengeluarkan darah.
Impact terbesar-nya adalah : pendarahan (karena jumlah trombosit kurang sehingga tidak bisa membekukan darah jika terjadi luka). Jika terdapat pendarahan yang parah, dapat mengakibatkan pendarahan organ dalam dan bahkan otak.
Bisa disembuhkan? So far, tidak ada obat yang ditemukan untuk menyembuhkan penyakit ini, atau untuk menambahkan jumlah trombosit. Transfusi bisa menolong tapi bukan untuk jangka waktu lama. Akan tetapi penyakit ini tidak begitu berbahaya selama antibodi yang "bodoh" itu bisa sedikit ditekan, misalnya dengan steroid.
Walau begitu respon tubuh penderita ITP terhadap steroid bisa berbeda-beda. Ada yang dalam dosis sedikit sudah cukup untuk menormalkan trombosit, ada yang sampai membengkak (mengingat efek steroid menyebabkan moon face) masih belum ada peningkatan yang signifikan.
Apapun itu, penderita ITP, jika bukan karena mujizat menjadi sembuh, maka pasti akan bergantung dengan obat seumur hidupnya. (Sampai sini, mulai terdengar cukup mengerikan).
Penyakit yang ketiga dan paling mengerikan adalah Evans syndrom. Jangan tanya kenapa nama penyakit-nya terdengar bagus. Menurut gw, mungkin penderita pertamanya bernama Evan, makanya diberi nama seperti itu. Hehehe........../......
By theway, penyakit mengerikan ini adalah akibat (lagi-lagi) antibodi yang disorder dan mengenali sel darah merah dan sel darah putih sebagai musuhnya. Dengan sel darah merah dan putih yang menurun, trombosit pun menjadi turun, sehingga seringkali mereka dobel mengidap juga ITP.
Karena menghancurkan sel darah merah, penderita akan mengalami keletihan, lesu, dan sesak napas. Gejalanya hampir seperti anemia biasa tapi dampaknya bisa menjadi sesak napas hebat dan seringkali pingsan. Disertai trombositopenia, menyebabkan penderita juga gampang pendarahan. Sementara karena jumlah sel darah putih juga diserang, penderita mudah terkena infeksi dan tidak mampu melawan infeksi tersebut.
Lebih mengerikan, penyakit ini sama sekali tidak ada obatnya. Steroid, dsj hanya membantu sedikit dalam mengurangi peningkatan jumlah antibodi "bodoh". Tapi berdasarkan penelitian, penggunaan obat-obat inipun hanya mampu membuat pasien bertahan 1 bulan lamanya.
Transfusi pun bukan solusi, karena hanya akan berguna untuk menstabilkan sementara, misalnya saat harus di operasi, dsj. Tapi tidak bertahan lama. Segera setelah kondisi nya stabil, sel darah nya akan kembali menurun drastis.
Intinya, ketika di vonis menderita penyakit ini, hampir bisa dibilang "tinggal menghitung hari". Either terjadi mujizatt atau memang sudah waktunya "pergi".